Seorang Guru Memaksakan Kehendaknya dan Cenderung Sulit Diajak Berkomunikasi, Simak Jawabannya

Guru memaksakan kehendak

Indoinside – Ketika mengajar di kelas, guru harus selalu menampilkan sikap positif kepada siswanya karena guru merupakan contoh dan teladan.

Sikap guru mencakup banyak hal, mulai dari berbicara yang sopan dan halus, mau berdiskusi dengan siswanya, informatif, adil, bijaksana, serta tidak memaksakan kehendak pribadi.

Lalu, bagaimana jika seorang guru punya sikap suka memaksakan kehendak dan cenderung sulit diajak berkomunikasi? Inilah yang akan kita bahas, lebih tepatnya tentang soal yang ada pada Topik 1 Modul 2 PPG, berikut lebih jelasnya.

Soal

Seorang guru memaksakan kehendaknya dan cenderung sulit diajak berkomunikasi dengan siswa. Dalam hal ini kaidah CASEL yang tidak sesuai adalah …

A. Kesadaran diri
B. Manajemen diri dan pengambilan keputusan
C. Kesadaran sosial dan keterampilan sosial
D. Keterampilan sosial dan manajemen diri
E. Kesadaran diri dan kesadaran sosial

Jawaban

C. Kesadaran sosial dan keterampilan sosial

Pembahasan Sederhana

Dalam kasus ini, guru memaksakan kehendaknya dan sulit diajak berkomunikasi dengan siswa. Ini menunjukkan bahwa guru:

  1. Tidak mampu memahami atau menghargai perasaan dan perspektif siswa (kurangnya kesadaran sosial).
  2. Tidak menunjukkan kemampuan membangun hubungan positif dan komunikasi efektif (kurangnya keterampilan sosial).

Nah, dalam CASEL, (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning) ada lima aspek yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Kesadaran diri
  2. Manajemen diri
  3. Kesadaran sosial
  4. Keterampilan berelasi (sosial)
  5. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab

Dari aspek tersebut, kompetensi yang relevan tentu saja kesadaran diri dan keterampilan sosial. Kebetulan ada dua poin ini pada pilihan ganda soal di atas. Jadi sesuai analisis mendalam, jawaban C dapat dipastikan benar.

Kesadaran dan Keterampilan Sosial Bagi Guru

Apa pentingnya dua hal tersebut? Tentu saja karena guru merupakan sosok yang menjadi teladan siswa dan selalu berkomunikasi dengan siswa untuk menyampaikan materi pelajaran maupun menerapkan pendidikan akhlak kepada siswa.

Guru sebagai sosok “teladan” harus punya sikap yang baik, salah satunya adalah “tidak memaksakan kehendaknya”. Guru perlu mendiskusikan hal-hal tertentu kepada siswa dan tidak memaksakan sesuatu terhadap siswa yang mana mereka kurang menyukainya.

Kedua, perlu memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik karena perkerjaan guru sebagian besar itu berkomunikasi (berbicara) dengan siswanya.

Ketika berbicara dengan siswa, guru harus membiasakan memakai bahasa yang sopan, halus, dan bersifat memotivasi. Guru tidak boleh sulit diajak berkomunikasi atau dengan sengaja menolak berdiskusi dengan siswanya.

Kesimpulan

Berdasarkan apa yang telah kita bahas bersama di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa jika guru memaksakan kehendak dan sulit diajak berkomunikasi, maka itu tidak sesuai kaidah CASEL berupa keterampilan dan kesadaran sosial.

Artikel Terkait