Arti Trotol dan Pastol – Bagi pecinta burung yang baru terjun ke dunia burung pastinya sering dibuat penasaran dengan berbagai macam istilah kata yang unik. Misalnya, Trotol, Pastol, Burja, BU, Gotik, Bakalan, Ablak dan masih banyak lagi.
Nah, yang akan kami bahas pada artikel ini adalah istilah kata trotol dan pastol yang begitu sering dipakai dalam percakapan sehari-hari maupun komunitas/grup pecinta burung di media sosial. Daripada semakin penasaran, langsung saja simak di bawah ini.
Trotol merupakan sebutan untuk burung yang berada pada fase awal pertumbuhan, umumnya berusia sekitar 1 hingga 2,5 bulan. Pada tahap ini, burung sedang mengalami perkembangan bulu secara bertahap. Ciri khasnya terlihat dari munculnya pola bintik-bintik putih pada bagian bawah leher hingga area tubuhnya.
Kemunculan bintik putih tersebut menjadi alasan mengapa para penghobi burung menyebut fase ini sebagai trotol yang mana trotol merupakan serapan dari kata bintik putih (totol-totol).
Contoh penggunaan: Dijual murai trotol 2 bulan, harga murmer.
Pastol merupakan kependekan dari “lepas trotol”. Istilah ini digunakan untuk menyebut burung yang telah melewati fase trotol dan mulai memasuki masa remaja. Pada tahap ini, bintik-bintik putih di tubuhnya berangsur menghilang, sementara warna dan bentuk bulunya tampak semakin tegas.
Di fase pastol, burung umumnya sudah mulai belajar makan secara mandiri. Usianya berkisar antara 2,5 hingga 5 bulan, meskipun rentang tersebut bisa berbeda tergantung pada jenis burungnya.
Contoh penggunaan: Burung jalak pastol, dijual karena BU.
Dapat disimpulkan bahwa kata trotol merupakan sebutan untuk burung yang masih muda dan memiliki ciri khas bintik-bintik pada lehernya. Sedangkan pastol merupakan sebutan untuk burung yang sudah lepas fase trotol.