5 Keuntungan Investasi Tanah: Mudah, Anti Rugi, dan Dapat Dimanfaatkan

Keuntungan Investasi Tanah

Indoinside.com – Instrumen investasi ada banyak ragamnya, mulai dari saham, crypto, reksa dana, logam mulia, deposito, hingga properti.

Dari semua instrumen investasi yang ada, tanah (termasuk dalam properti) merupakan investasi yang dianggap paling mudah, low risk, dan paling aman untuk jangka panjang.

Lebihnya lagi, investasi tanah tidak perlu mempelajari teknis mendalam, hanya pengalaman dan strategi tertentu saja, seperti lokasi, harga, kelengkapan dokumen, dan sebagainya.

Hanya saja, investasi ini agak kurang cocok untuk sebagian besar orang. Anda pasti sudah tahu! Ya, investasi tanah butuh uang/dana yang cukup besar karena harga tanah saat ini sudah cukup mahal.

Namun jika memang ini sudah jadi pilihan Anda, mari simak beberapa keuntungan investasi tanah untuk jangka panjang sebagai berikut.

1. Harga Tanah Selalu Naik

Faktanya, harga tanah dari tahun ke tahun tidak pernah turun, malahan cenderung naik tajam. Kenapa begitu? Karena tanah itu sangat terbatas dan tidak bisa ditambah. Di sisi lain, permintaan pembelian tanah juga selalu ada karena manusia butuh tanah sebagai lahan tempat tinggal.

Namun perlu diketahui juga, harga tanah juga bisa saja turun jika tanah dipengaruh faktor-faktor negatif, misalnya tanah di tempat yang sering banjir, tanah dekat laut yang sering terkena rob, tanah rawan longsor, dan sebagainya. Jadi Anda sebagai pembeli harus teliti dan berhati-hati ketika memilih tanah.

2. Modalnya Besar, Tapi Dijamin Tidak Rugi

Tidak seperti saham atau crypto yang mungkin rugi, investasi tanah dijamin aman dan tidak akan rugi jika memang kondisi tanah tersebut optimal dan tanpa faktor negatif di atas. Hanya saja investasi ini butuh modal yang cukup besar, antara puluhan hingga ratusan juta rupiah.

3. Tanah Dapat Dimanfaatkan untuk Keuntungan

Selain sebagai instrumen investasi jangka panjang yang tahan dari inflasi, tanah pun cocok untuk digunakan mencari keuntungan.

Berkebun adalah contohnya, Anda bisa menanam beberapa tanaman buah/bahan makanan pokok yang berpotensi.

Sejauh ini, menanam pisang, singkong, mangga, matoa, mengkudu merupakan salah satu cara pemanfaatan tanah yang menguntungkan.

4. Tidak Mengalami Depresiasi

Investasi tanah sangat aman dan cenderung sulit mengalami depresiasi. Harga tanah sulit turun, meski terjadi kerusakan lahan atau yang lainnya karena sifat tanah dapat diperbarui dan disuburkan kembali.

5. Tidak Perlu Perawatan

Keuntungan investasi tanah yang terakhir adalah tidak perlu adanya perawatan. Setelah membeli tanah dengan dokumen dan surat-surat yang lengkap, Anda cukup membiarkannya saja karena tanah tersebut dijamin aman dan tidak dapat dicuri. Perawatan pun tidak diperlukan karena tanah dalam kondisi normal tidak akan mengalami kerusakan.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Tanah?

1. Legalitas Dokumen Tanah

Penting sekali memperhatikan legalitas dokumen tanah agar tanah tersebut benar-benar bisa pindah kepemilikan dan aman dari pencurian hak tanah.

2. Letak yang Strategis

Harga tanah dapat naik tajam jika berada di tempat yang strategis, misalnya di pinggir jalan raya, dekat kampus, dekat sekolah, atau yang lainnya.

3. Cari yang Bebas Bencana

Harga tanah tidak akan turun jika tidak ada faktor-faktor negatif seperti area bencana. Jadi hindari membeli tanah yang rawan terkena banjir, air rob, atau longsor.

4. Pandai-Pandai Nego Harga

Harga tanah itu tidak sama, beberapa ada yang rendah dan ada juga yang tinggi. Faktor-faktor yang paling mempengaruhi biasanya letak tanah tersebut dan seberapa besar permintaan pembeli. Jadi Anda harus pandai-pandai dalam menemukan tanah yang pas juga nego harga.

Penutup

Demikian pembahasan kali ini tentang beragam keuntungan investasi tanah dibanding instrumen investasi yang lain.

Kesimpulannya, tanah merupakan investasi yang cocok bagi Anda yang punya modal besar, tidak ingin ribet belajar, tidak mau rugi, dan mau menyimpannya dalam jangka panjang.

Investasi tanah tidak cocok bagi Anda yang bermodal kecil, tapi ingin mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang singkat.

Artikel Terkait